Lewati ke konten
TokoPressID Documentation
Esc
navigateopen⌘Jpreview
Di halaman ini

Cara Mengatur Sales Notification di WooCommerce (LarisTurbo)

Panduan lengkap fitur Sales Notification For WooCommerce: mengaktifkan popup social proof dari order asli, mengatur posisi, teks, privasi nama pelanggan, dan memastikan notifikasi tampil di toko.

Popup Sales Notification menampilkan notifikasi pembelian terbaru sebagai social proof untuk membangun trust dan mendorong pembelian. Isi notifikasinya biasanya mencakup nama pelanggan, lokasi, produk yang dibeli, dan waktu pembelian.

Yang penting dipahami sejak awal: notifikasi ini bukan data palsu atau dummy. LarisTurbo mengambil data dari order WooCommerce yang benar-benar ada di situs Anda, lalu menyimpannya sementara sebagai cache agar popup bisa dimuat cepat di frontend.

Tutorial ini membahas cara mengaktifkan fitur Sales Notification For WooCommerce, memahami opsi di layar Settings, menyesuaikan teks notifikasi, dan memastikan popup benar-benar tampil.

Yang akan Anda lihat di toko

Setelah fitur aktif, pengunjung melihat popup kecil (biasanya di pojok layar) yang bergantian menampilkan informasi seperti:

  • Nama pelanggan (bisa disamarkan, misalnya A**** B****)
  • Kota dan negara dari alamat penagihan order
  • Nama produk yang dibeli, dengan thumbnail kecil
  • Kapan order dibuat (misalnya 5 menit lalu, kemarin), kecuali Anda menyembunyikannya

Popup muncul di hampir semua halaman frontend toko, selama ada data order yang bisa ditampilkan.

Prasyarat

  • Plugin LarisTurbo For WooCommerce by TokoPressID terpasang dan lisensi aktif
  • WooCommerce aktif
  • Sudah ada minimal satu order dengan produk (order uji juga boleh) agar ada data untuk ditampilkan
  • Folder upload WordPress (wp-content/uploads/) bisa ditulis plugin (untuk file cache notifikasi)

Cara membuka pengaturan

  1. Login ke WordPress Admin.
  2. Buka LarisTurbo → For WooCommerce.
  3. Di daftar fitur, cari Sales Notification For WooCommerce, lalu klik Settings.

Anda akan masuk ke halaman pengaturan khusus fitur ini. Semua opsi di bawah hanya muncul setelah Enable Sales Notification diaktifkan.

Opsi yang tersedia

Berikut daftar pengaturan sesuai label di plugin. Gunakan tabel ini sebagai referensi cepat tanpa membuka admin.

Label di plugin Jenis Fungsi
Enable Sales Notification Checkbox Menyalakan atau mematikan seluruh fitur popup
Position Radio Posisi popup di layar: Bottom Left (default), Bottom Right, Top Left, atau Top Right
Cached DataRefresh / Update Tombol Memaksa plugin membangun ulang data notifikasi dari order terbaru
Customer Teks Template kalimat untuk baris pelanggan/lokasi
Hide Customer Name Checkbox Menyensor nama pelanggan di popup (default: aktif)
Product Teks Template kalimat untuk baris produk yang dibeli
Hide Purchase Time Checkbox Menyembunyikan waktu relatif pembelian (misalnya 3 menit lalu)

Posisi popup (Position)

  • Default: Bottom Left
  • Pilih salah satu sudut yang tidak menutupi tombol penting di tema Anda (misalnya sticky add to cart atau menu mobile)
  • Di beberapa konteks tema mobile khusus, pilihan posisi bisa disederhanakan menjadi Bottom atau Top saja

Template teks (Customer dan Product)

Jika field dibiarkan kosong, plugin memakai template default. Untuk toko dengan basis negara Indonesia, placeholder default biasanya:

  • Customer: {name} dari {city}, {country}
  • Product: membeli {product}

Placeholder yang bisa dipakai:

Placeholder Isi
{name} Nama penagihan pelanggan dari order
{city} Kota dari alamat penagihan (plugin membersihkan prefix seperti Kota atau Kabupaten )
{country} Nama negara penagihan
{product} Nama produk di line item order

Contoh hasil gabungan (jika nama tidak disensor): Budi dari Jakarta, Indonesia lalu baris kedua membeli Kaos Polos Premium.

Privasi nama (Hide Customer Name)

Opsi Hide Customer Name secara default aktif. Nama pelanggan ditampilkan sebagian, contoh pola di deskripsi plugin: A**** B****. Ini membantu social proof tetap jalan tanpa mengekspos nama lengkap pelanggan.

Jika Anda ingin menampilkan nama lengkap, hapus centang Hide Customer Name (pertimbangkan kebijakan privasi toko Anda).

Waktu pembelian (Hide Purchase Time)

Secara default waktu relatif ditampilkan (kecuali Anda mencentang Hide Purchase Time). Format waktu mengikuti locale toko, misalnya baru saja, 5 menit lalu, kemarin, 3 hari lalu.

Langkah-langkah setup

1. Aktifkan fitur

  1. Buka Settings Sales Notification For WooCommerce seperti di atas.
  2. Centang Enable Sales Notification.
  3. Klik simpan pengaturan di bagian bawah halaman (tombol save standar LarisTurbo).

2. Atur posisi dan teks

  1. Pilih Position yang sesuai layout toko Anda.
  2. (Opsional) Sesuaikan field Customer dan Product jika ingin gaya kalimat sendiri, tetap gunakan placeholder {name}, {city}, {country}, {product}.
  3. Tentukan apakah Hide Customer Name dan Hide Purchase Time perlu diubah.
  4. Simpan lagi.

3. Pastikan data cache terbaru

Di bagian Cached Data, klik tombol Refresh / Update jika:

  • Anda baru mengaktifkan fitur tetapi belum pernah ada popup
  • Baru saja membuat order uji dan ingin langsung melihatnya
  • Setelah migrasi atau restore backup, file cache mungkin perlu dibangun ulang

Setelah berhasil, plugin menampilkan pesan Sales notification data updated successfully.

Detail teknis cache dan sumber order dibahas di tutorial lanjutan: Mengatur Sumber Data dan Cache Notifikasi.

4. Cek di halaman depan toko

  1. Buka situs dalam mode pengunjung (bisa tab incognito).
  2. Buka halaman shop atau homepage.
  3. Tunggu beberapa detik. Popup pertama biasanya muncul setelah jeda singkat, lalu berganti setiap beberapa detik.

Jika tidak muncul sama sekali, lihat bagian Troubleshooting di bawah sebelum mengira fitur rusak.

Dari mana data notifikasi diambil?

Secara ringkas:

  • Plugin mengambil hingga 10 order terbaru dari WooCommerce
  • Order dengan status refunded, failed, cancelled, dan checkout-draft tidak dipakai
  • Setiap produk dalam order bisa menjadi satu entri notifikasi (order dengan 3 produk bisa menghasilkan 3 baris popup)
  • Data disimpan di file wp-content/uploads/laristurbo/wcsales.json
  • Saat ada order baru atau order di-trash, cache ditandai perlu diperbarui; pembaharuan file terjadi saat halaman frontend berikutnya dimuat, atau segera jika Anda klik Refresh / Update

Troubleshooting

  • Pastikan Enable Sales Notification sudah dicentang dan lisensi LarisTurbo aktif
  • Pastikan ada order nyata (atau order uji) yang statusnya tidak dikecualikan
  • Klik Refresh / Update di Cached Data
  • Cek apakah folder wp-content/uploads/laristurbo/ bisa ditulis server
  • Coba nonaktifkan plugin cache/optimasi sementara; kadang script di footer tertahan
  • Periksa template Customer dan Product: pastikan placeholder {name}, {city}, {country}, {product} tidak salah ketik
  • Order tanpa produk valid (produk dihapus) bisa dilewati plugin

Nama pelanggan selalu disensor padahal ingin lengkap

  • Hapus centang Hide Customer Name

Ingin menyembunyikan “5 menit lalu” dll.

  • Centang Hide Purchase Time

Setelah order baru, popup belum berubah

  • Normal jika Anda belum reload halaman frontend: cache diperbarui saat pengunjung membuka halaman berikutnya
  • Untuk pembaruan instan saat testing, klik Refresh / Update lalu reload halaman toko

Ringkasan

Alur yang paling sering dipakai: aktifkan Enable Sales Notification → atur Position dan teks → Refresh / Update → cek di frontend. Data selalu berasal dari order WooCommerce Anda sendiri, bukan notifikasi fiktif.

Terakhir diperbarui 23 Juli 2026